Jual Beli Agama


12950024481612404425Sebuah pasar di tikungan komplek Nusantara. Tidak biasanya ada pasar dikomplek ini, dikarenakan saat ini tidak seperti dulu, dulu tak lebih dari 45 keluarga, sekarang wow 125 juta keluarga, sungguh pertumbuhan yang fantastik. Alasan inilah pasar hadir di persimpangan/tikungan komplek nusantara.Pasar ini bisa dibanggakan karena, kebutuhan apa saja tersedia disini mulai yang tidak berguna sampai berguna, mulai tidak ada menjadi mengada-ada, dari paling ringan sampai terberat, model terbaru sampai dengan terjadul, jalan kaki sampai dengan satelit, pokoknya pengunjung/pembeli dimanja sedemikian rupa, sampai-sampai mereka lupa pada rumahnya. Sampai Satpam menyapa “Pak/Ibu, bapak sudah berhari-hari disini, nich informasi dari bagian parkir bahwa kendaraan bapak sudah menunjukan 27 jam”

Bentuk pasar ini unik seperti roda delman, toko-toko seperti jari-jari pada lingkaran, dan as/pusat pasar ini diisi oleh pedagang spesial, kok spesial, karena dipusat pasar ini. Hanya boleh jual beli agama. Itupun tidak lebih dari 8 toko yang telah terbangun.
Seperti biasa selalu saja ada, muncullah seorang pembeli, dan dia sudah mengitari seluruh wilayah pasar. Namun biasa-biasa saja. Kedatangannya di toko agama membuatnya dapat terhibur sejenak, utk mengembalikan energi yang dipakainya tadi selama mengelilingi pasar.

Pembeli ke toko 1
Penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus kesatu
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 2
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus kedua
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 3
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus ketiga
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 4
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus keempat
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 5
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus kelima
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 6
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus keenam
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 7
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus ketujuh
Pembeli menjawab: sebentar ya, tengok-tengok dulu, boleh kan?

Pembeli ke Toko 8
penjual menawarkan: Mampir sini om, kalau om tertarik ada bonus kedelapan

Sipembeli telah selesai mengunjungi semua toko yang terletak di as/pusat pasar, sambil berdialog sendiri dengan pikirannya sendiri, apa yang dicari dan apa yang mau dibeli?.

Inilah Indonesia tercinta penulis, andai tidak ada Pancasila, apa yang terjadi, maka tidak ada gugusan kepulauan di Bumi Pertiwi. Sang Pencipta adalah komunikasi vertikal, dan sesama manusia adalah ikatan sosial, oleh karenanya Negara mana yang seperti Indonesia?, Indonesia telah mewakili dunia dalam keberagaman lukisan kemanusiaan.

Terimakasih kepada pada Leluhur dan para pejuang keluhuran, yang telah menetapkan aturan aturan sosial/kenegaraan melalui berbagai tata cara/budaya suku di negeri ini.
Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai dan melaksanakan budayanya.
Masa iya seh, apa itu budaya, semua akan dijual, akan dinaturalisasikan hihihi.

SMP
12950024991358478122
Referensi menurut pendapat penulis

  • apa tidak ada agama yang seluruh umatnya masuk neraka semua ???
  • cari aja di gugel tuhan atau search engine lainnya, pasti ngak ketemu deh, tuhan tidak mencari hihihi
  • ha ha ha
    ayo masuk neraka
  • ha ha ha
    ayo masuk neraka
  • monggo mas, monggo, disini banyak profesional, politikus, presiden, anggota DPR dan pengurus, kontraktor, pokoknya banyak deh, pasti nyamanlah hihihi
  • Na Svargo na rasatalah : tiada sorga tiada neraka (tantric verse)
  • termasuk menjual negara hihihi
  • Penjual negara hukumannya lebih seram dari “neraka”. Pikiran yang makin kasar karena kemaruk yang membuat mereka makin jauh dari kesadaran. Btw tadi kutipan saya sekedar menanggapi pertanyaannya Husein.
  • tak ada yang salah dengan komentar, itu adakah seni memperoleh banyak makna, terima kasih bang Guntur
  • Salam Merah Putih
    kenapa mau terpecah hanya karena agama ya?
    harusnya agama menawarkan persatuan kan?
    SML lagi
  • itu masalah oknum, agama dapat sebanding/disetarakan dengan “budaya para leluhur” karena memiliki tujuan yang sama yaitu keadilan, dan kelebihan dari Indonesia adalah mewarisi budaya yang beraneka ragam dari sabang sampai merauke. Dan filsafat agama adalah filsafat tak berhingga(menurut pribadi-namun perlu dikaji, itulah fungsi dari pemikiran (kanan/kiri)yang telah dikaruniakan Sang Pencipta), sedangkan budaya merupakan turunan dan dinamis mengikuti perkembangan pemikiran manusia, dan budaya ini dapat mengalami degradasi apabila budaya sudah dianggap usang. Terimakasih Bang Andy.
  • “Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai dan melaksanakan budayanya.”
    Jangan membiasakan membuat ayat-ayat palsu.
    Ayat yang benar adalah “Bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya (SOEKARNO)”
  • Hallo saudaraku bang Xmal, tak ada salahnya abang menjadi kreator bukan?,coba bantu eistein sapa tau teorinya belum optimal, Terimakasih bang, selamat berinovasi SMP
  • bang ucox, mestinya ne tulisan masuk HL loh! ck..
  • tak perlu abang Gusti risaukan itu, tulisan ini sebagai bentuk bagi-bagi pemikiran saja, karena dikompasiana ini banyak pengetahuan tak terkira, sangat variatif memiliki keunikan masing-masing disemua lini. terimakasih bang. SMP
  • Cakep… Tulisan yang cakep Bro Ucoxxxx…. Salam.
  • hihihi, kau selalu membuatku cold man, banyolan ditulisanmu selalu mengemaskan dan memikat, dan inilah kau menilai tulisan, sejak kapan tulis ini dibedaki dan dikosmetiki,hihihi aku kan diluar kelamin itu brotha, kita malboro country, naik kuda yuk, eng ing eng … Terimakasih brothaku
  • Cakep… Tulisan yang cakep Bro Ucoxxxx…. Salam.
  • Tulisan yang menarik. Memang lapak agama bnayak, cuman ada yang aktif promosi, ada yang tunggu pembeli, ada yang sudah tutp dari dulu. Bhineka Tunggal Ika adalah solusi damai persaingannya. Thk’s
  • semua bermanfaat bang
  • kenapa ga juala sate aje ya ?
  • kan satenya ada diluar as/pusat toko cerita diatas, sudah dikunjungi pembeli tuh hihihi
  • Horas Ucoxs,
    Mengakah Anda memilih angka-angka sbb.:
    * 45
    * 125
    1+2+3+4+5+6+7+8
    * 27
    QUIS: Manakah yang terkait dengan logo-logo “Bulan Bintang” dan “Salib”?
    Mauliate godang,
    Ompung Doli.
  • Horas Ucoxs,
    RALAT:
    “Mengapakah” Anda memilih angka-angka sbb.:
    * 45
    * 125
    * 1+2+3+4+5+6+7+8
    * 27
    QUIS: Manakah yang terkait dengan logo-logo “Bulan Bintang” dan “Salib”?
    Mauliate godang,
    Ompung Doli.
  • Horas Ompung Doli,
    Ompung lebih memiliki pengalaman, dan boleh kami baca ditulisan ompung berikut,
    Demikian salam
    Mauliate.
  • Horas Ucoxs,
    Penjabaran bilangan-blilangan Anda sbb.:
    * 45 > 4 + 5 = 9
    * Jumlah titik logo: Pakuah (TAO), Mandala (HINDU),
    ..Swastika (BUDDHA).
    * 125 > 1 + 2 + 5 = 8
    * 1+2+3+4+5+6+7+8 = 36 > 3 + 6 = 9
    * 27 > 2 + 7 = 9
    QUIS:
    Bulan Bintang dan Salib masing-maing terdiri dari 12 garis, apabila keduanya dikalikan > 12 x 12 = 144 (12 suku Bani Israil, masing-masing 12.000 orang).
    * 1 + 4 + 4 = 9 (sembilan mu’jizat Nabi Musa a.s.).
    “Opo ora hebat!” ungkap si Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera).
    Mauliate godang,
    Ompung Doli.
  • Horas Ucoxs,
    Bilangan Anda disambut “GORDANG SAMBILAN” pengiring “Tortor Si Pitu Sawan”.
    Analog dengan BINDU MATOGU dan BORASPATI.
    Lak-lak di ginjang pintu, singkoru digolom-golom,
    Maranak sampulu pitu, marboru sampulu onom,
    Tolu pulu Tolu, tobu ngolu-ngolu.
    . . . . . . .
    “Tolu noli Tolu, mai Sambilan!”
    (1) DALIHAN NA TOLU : Dongan Sibutuha, Hula-hula, Boru.
    ….. (Legislative, Judicative, Executive).
    (2) BANUA NA TOLU : Banua Ginjang, Banua Tongah, Banua Toru.
    ….. (Arupa Datu, Rupa Datu, Kama Datu), (Alam Lahut, Alam Malakut, Alam Nasut).
    (3) BONANG MANALU : Na Botar, na Rara, na Birong.
    ….. Nafsu Mutmainah (putih), Nafsu Lawamah (merah), Nafsu Amarah (Hitam).
    Mauliate godang,
    Ompung Doli.
  • Selalu menarik dan mengigit Bang Ucoxs
    kalau gitu saya gak mampir deh
  • terimakasih bang, sama-sama hihihi, gak ada kopi sih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar