
Latah menjadi Sistem dan Prosedur baku di negara Indonesia ini. tersirat dari manuver-manuver partai dalam mensiasati iklim politik yang dimuntahkan bertubi-tubi para kritisi arus bawah (orang-orang sinting).
Media Online adalah berita terkini (seperti Kompasiana: posting/komentar dalam hitungan detik sudah bertengger di seluruh dunia; apalagi dengan bantuan Teknologi Informasi, semua posting dapat didokumentasikan dengan baik, apalagi dengan melibatkan massa untuk mengkolektif). Hal ini menjadi disain dan rencana kerja pengamanan posisi tangga popularitas partai.
Segala bentuk konter terhadap partai politik melalui suara arus bawah, diambil persentasenya mana yang paling tinggi dan memiliki bobot cukup dalam mengiring masyarakat untuk mendukung kepentingan partai. Inilah komunitas politik Indonesia, segala bentuk hal-hal yang merupakan usaha pengambilan hati para calon pemilih di 2014, diburu sedemikian rupa (metoda lama melalui wong cilik berlanjut kefiguran, sekarang warna baru - mendengar moncong rakyat). Seperti berita MI hari ini antara lain: Mega Tegaskan Tetap Oposisi; Demokrat Siap Akuisisi Partai Kecil. Sisa partai yang lain dalam menyikapi, begitu pula sebagaimana “angin besar berhembus, daun dan debupun ikut”.
Pelajaran baru ini menjadi tren para parpol untuk berlomba lomba mendapatkan simpati rakyat. Apa itu yang kita impikan?
Sebagai bahan pertimbangan bagi kita selaku WNI, ada baiknya pura-pura seperti tidak ada apa-apa, negara berjalan normal, ok-ok saja (ini juga akan parpol siasati, karena sudah terbit-mendunia), GTM “” (Gajah Tinggal Manggap/Gerakan Tutup Mulut) atau ada lagi yang lain.
SMP
salam
bingung
semua jadi sutradara
saya tidak mengerti apa yang saudara tulis, apakah saudara bagian dari itu yang saya tulis? hihihi
Salam Merah Putih
———————————-
huhahahah…mantrafff braderrrrrr
btw, hati2 lhoooo TPS di 2014 bisa saja berarti bukan sebagai Tempat Pemungutan Suara lagi tapi berganti menjadi Tempat Pembuangan Suara atau Tempat Penambahan Suara……gak percaya ????? berapa banyak Kotak Suara yang hilang saat PEMILU sebelumnya dan berapa banyak suara siluman yang tiba2 muncul dari TPS_TPS SILUMAN pula……kita tunggu 2014….menurut saya nasib PEMILU 2014 sama dan sebangun dengan PEMILU sebelumnya…………..
masih mau ke TPS ??????
ini linknya http://regional.kompasiana.com/2011/01/12/dprpemerintah-kafilah-dan-rakyat-anjing/
salam, arrie
“KALAM ALLAH tidak bersuara, dan tidak berhuruf”. Ungkapan ini bersumber dari para Ulama Islam, di antaranya bergelar Prof. DR. H. Jadi saya kaji dengan serius.
Iptek modern ternyata sangat membantu saya untuk mengungkap misteri di atas. “Whispering GOD” dalam bahasa ILAHI yang berkode biner: “Zero - One - Zero”, sederhana sekali. Ini seperti yang diungkapkan oleh “Rat” si hacker dalam film “THE CORE”, atau sketsa dari bilangan suku bangsa Maya di Amerika Tengah. Tapi telah dibayangkan oleh Nobel laureate Stephen W. Hawking menjadi “The Big Bang > Big Crunch Theory”, yang sophisticated.
Salam hormat,
The Sunset Generation.