Kemaluan Series


12970132351666100465
Apabila pembaca telah mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku pada
Silahkan lanjutkan kembali disini.
Kata-kata kebinatangan sering kali / acap di dengar di dalam interaksi sosial kita sehari-hari, seperti penulis pernah menyampaikan di tulisan sebelum-sebelumnya (binatang jenis Bangsat), kenapa demikian, apakah itu emosi yang naif?, penilaian ini penulis serahkan kepada pembaca. Demikian pula dengan tulisan di Sesi 1. Apalagi di tambah dengan Hotnews Jemaat Ahmadyah telah diadili secara liar dan brutal oleh masyarakat di Pemerintah Provinsi Banten dengan berita terkini 3 korban jiwa dan 5 luka-luka. (keprimitifan manusia Indonesia ditengah-tengah kehidupan Kota Jakarta dan kota-kota besar yang luar biasa borjuisnya).
1297015945177909343The Origin Of Species by Charles Darwin, kisah perjalanan evolusi manusia bermula sampai dengan sekarang, kenyataannya belum ada karya lain yang dapat menampik pendapat beliau, demikian pula dengan pendapat terkini para manusia yang beredar di jagat sampai saat ini, manusia saling menyampaikan pendapatnya atas pertanyaan-pertanyaan yang mengugah kemanusiaannya. Begitu pula dengan hal keyakinan/kepercayaan yang manusia anut, dari kata keyakinan/kepercayaan saja kita sudah dapat simpulkan bahwa hal itu tidak memerlukan suatu uraian/formulasi untuk memperkuat objek yang diteliti. Namun bagaimana bila manusia percaya/yakin dengan dua pilihan/kombinasi yaitu mempercayai dan memikirkan (pengujian)?. Ada pendapat bahwa kurang ajar menguji Tuhan, padahal iblispun turut serta mengujinya, bagaimana manusia yang sifat kejiwaannya saja ada 2, jiwa kesetanan dan jiwa ketuhanan, tak yakin kan saudara akan ini?.
Kembali kepada Darwin, mengapa beliau tertarik untuk mengurai dari mana manusia berasal?, Lingkungannya di saat itu, mungkin menilai bahwa itu adalah pekerjaan membuang waktu, tapi ternyata karya beliau dapat membius manusia di seantero jagat ini. Itulah keluarbiasaan / tidak terbatasnya isi otak satu  orang manusia. Namun disisi lain para manusia disekitarnya tidak menghiraukan hal-hal yang menggantung (tidak terjawab) dalam pikiran masing-masing, mereka hidup mengikuti masa, hal-hal yang membinggungkan pikiran pribadi lepas pribadi di buang begitu saja karena sudah merasa nyaman dan sesuai dengan rata-rata sekelompok manusia, serta tidak menyinggung dan tidak keluar dari koridor sosial. Memang hanya segelintir manusia yang berusaha menyelam di laut terdalam, dan ini membutuhkan suatu mental dan persiapan yang terencana. Hampir kebanyakan manusia hanya ingin dilihat dipermukaan oleh manusia yang melihat dari daratan atau dari perairan, dan berenang dengan berbagai gaya seperti bebas, dada, punggung, dan kupu-kupu. Penyelam dalam hal ini tidak terlihat oleh mata yang berada pada sisi muka daratan dan perairan yang ramai. Namun pada saat penyelam itu muncul di permukaan dan kembali kedaratan serta membagikan cerita akan secuil isi laut di dasar laut, para pendengar memberi tanggapan masuk akal (karena pernah juga menyelam) dan tidak masuk akal/Tidak waras/urat syaraf terganggu (belum menyelam, atau masih berenang-renang di ketinggian antara dasar dan permukaan). Demikianlah Charles Darwin berusaha memenuhi sisi kemanusiaannya untuk menjawab satu dari sekian banyak permasalahan yang duduk manis di dalam pikirannya.
1297016581459099726
ilustrasi gambar yang baik, untuk menggambarkan kembalinya manusia yang sudah mengenal kekinian/manusia maju menuju kembali keasalnya manusia monyet bukan monyet menuju manusia seperti diuraikan pada sesi 1. Ada beberapa kompasioner yang menyelam untuk memberikan suatu makna kehidupan yang bermanfaat bagi para pembaca, agar teori yang dikupas oleh Charles Darwin tidak mentah lagi alias kembali menjadi monyet, namun apa lacur semua itu juga kembali kepada para pembaca, tingkat keinginannya untuk menyelam bersama di dasar laut dan menemukan secuil hal yang selama ini menjadi pertanyaan dibenaknya.
Secara naif penulis memberikan rating bermanfaat bagi Charles Darwin yang telah berusaha membuka cakrawala satu sisi kemanusiaan yang menghantuinya, karena dengan pernyataan itu manusia dapat membedakan mana monyet dan mana manusia (ada kemonyetan monyet yang berkemanusiaan manusia-dapat pembaca teliti dari sesi 1 kalimat per kalimat), bagaimana bila Charles Darwin tidak memberi pernyataan? maka manusia akan merasa semakin termanusiakan (tidak pernah merasakan monyet), ibarat siang yang terus siang, atau malam yang terus malam, tiada matahari pada malam hari, tiada kegelapan disaat matahari bersinar.
Berpijak pada teori Charles Darwin, membuktikan keberadaan manusia ditinjau dari sisi kebinatangan dan kemanusiaan, sehingga dapat pembaca memberi penilaian terhadap kasus yang muncul di Indonesia saat ini, terlebih kasus Jemaat Ahmadiyah di Banten.
Terimakasih bagi para penyelam masa kini yang telah berupaya melalui pemikiran yang kritis, untuk memberikan dasar secuil nilai kemanusiaan yang ada pada dirimu. Terimakasih Charles Darwin. Semoga karyamu tak terbantahkan seiring dengan usia bumi yang kami pijak.
Mohon maklum apabila tulisan ini tidak berkenan untuk pembaca.
Agama sebagai jalan menuju keadilan bukan sebagai pengadilan.
SMP
  • Yups… saya hampir setuju bahwa…… manusia saat ini malah mengarah ke jaman primitif lagi…………………. sompretttttttttt…. salam SMP untuk ente bro
  • Trimakasih mas Herry.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar