Banyak Warga Negara Indonesia yang kearab-araban dan kejahudi-jahudian, atau terserahlah mungkin ada juga keTimor-Lestean atau keChina-chinaan, hal ini wajar, karena ini buah dari pemikiran yang terasah.
Namun demikian, perlu kita tenggok bahwa di Indonesia banyak yang belum tergali, yang sedihnya penggalian selalu dilakukan pertama oleh pihak Asing, (penelitian2 dan eksploring semua potensi Indonesia) yang ada justru mempertahankan kearab-araban, kejahudi-jahudian, keTimur-Lestean dst.. hingga terjadi perbedaan pendapat, dendam dan anarkis.
Kesibukan di atas terus dilakukan sementara pihak luar/Asing dengan santainya memperkeruh suasana sambil mencuri seluruh potensi yang ada di Indonesia ini.
Semoga ini bermanfaat, jika tidak pertahankan keArab2an, Kejahudi2an dst.
SMP
ohhhhh……….
Aku suka tau
Intinya jadilah diri sendiri bukankah begitu?
Ihhh.. Atun koq sok tau..’
Hiks
AKu Atun
Asliku Cilacap
Suamiku Arab Badu
meski kau sekarang ratu….
tapi apakah batik menjadi trendmu?
apakah kebaya menjadi pembalut tubuhmu?
apakah budaya jawa yang ramah dan rendah hati hanya cerita masa lalu?
janga samapi Indonesia menjadi masa lalu……
hikksss…