Inside Metro TV, 06 Januari 2011


Berulang kembali kasus keprihatinan yang menimpa TKI menjadi berita hangat pada sekitar pukul 22.00 Wib di Inside MetroTV, para TKI berserakan dan berteduh di bawah beton2 trotoar jalan, menanti mimpi walaupun mereka tidak tidur untuk kembali ke Rumahnya INDONESIA, akal bermain akal, uang bermain uang agar bisa kembali, bekerja serabutan untuk mempertahankan hidup demi mimpi berkumpul bersama keluarga, walaupun disana ada saja yang sakit, ternyata parah, tergeletak menunggu belas kasih. Tak terekam berapa banyak para TKI itu.
Siapa yang bertanggung jawab “Hei bangsat, pantas kau katakan Pahlawan Devisa - dengan gelar pahlawan, walaupun kami harus mati di TKIan kami, itulah penghormatan biadab dibalik pelecehan untuk kami.”
Peran serta semua pihak, baik itu pemerintah, wakil rakyat, komjen, para pelaku usaha penyaluran TKI, para asosiasi terkait, sekali lagi kami panggil kalian “Bangsat biadab, kalian dipercayakan para pencoblos pada pemilu lalu termasuk juga para TKI yang sengsara disana untuk berjuang/memberi solusi atas setiap permasalahan yang menimpa Warga Negara Indonesia sesuai amanah undang-undang, dan menyelesaikannnya dengan sesegera. (6 Bulan kedepan dari tayangan Metro TV tak ada lagi manusia Indonesia berkemah di bawah beton trotoar jalan)
Sebutan yang pantas “kalian tidak lebih baik dari manusia“.
Sekali lagi kami katakan jangan pernah terdengar kembali ditelinga kami akan “Pahlawan Devisa” karena kalian telah menganggap kami mati padahal sengsara di negeri orang demi mempertahankan hidup agar dapat kelak kembali bertemu keluarga tercintaTanpa bantuan kalian, sekali lagi bangsat- lihat nich KTP Republik Indonesia - telah tergores cacat sila ke 2 pada tameng Garuda” Sibuklah kalian membagi-bagi kue dan minum2 memabukan. Anggap saja tak ada persoalan dan damai tentram hihihi
Salam Merah Putih
 
  • 7 January 2011 01:25:21
    ampunnnnnnnnnn……..kaget ternyata ada musiknya ..pas speaker idup
  • 7 January 2011 02:07:34
    @Mimin Mumet: Agar semakin keruh suasana jika kau dengar spekernya hihihi,lom bobo Min
  • 7 January 2011 01:33:56
    ampun dan tulung, untuk urusan sebesar ini, kemana tuh suara DPR, KENAPA gak pernah studi banding menengok penjara-penjara di negeri arab yang banyak dihuni para tki. Apa susahnya memulangkan mereka? Tidak perlu sampai seluruh armada garuda juga keangkut. Rasanya hanya niat dan kemauan yg tidak ada.
  • 7 January 2011 02:12:34
    Sedang bagi-bagi niat lain hihihi, sambil menikmati musik di dunia gemerlapan bersama segelas Long Island. hihihi, trimakasih bang,
  • 7 January 2011 04:14:44
    aku adalah bagian dari ratusan tki tsb,rasanya aku sudah tak mampu mengucapkan umpatan atau kata2 kotor mulut ini sudah tak mampu lagi untuk protes terhadap keangkaramurkaan pemerintah.tolong perhatikan nasib kami yg setiap tetes keringat hasilnya di nikmati para PEJABAT PERINTAH.kami memang bukan PAHLAWAN DEVISA yang di gaungkan pemerintah tapi sekedar mesin pengeruk keuntungan…
  • 7 January 2011 10:58:08
    Terimakasih bang, semoga Sang Pencipta memberikan teman2 disana ketabahan dan kekuatan, doa kami semoga sehat-sehat selalu dan mimpi itu menjadi nyata. SMP Bang Taufik
  • 7 January 2011 04:47:40
    wa setujuh dengan bang ucox, saya kutib ulang untuk gelar pejabat Indonesia BANGSAT!, kasihan para TKI hanya mendapatkan Gelar Pahlawan sedangkan pejabat Mereka mendapatkan devisanya…wkwkwkwk
  • 7 January 2011 11:04:55
    Bukan devisa, itu uang setan di makan jin hihihi
  • 8 February 2011 16:54:25
    sompret…. Numpang teriak yah bro… BANGSATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT…hihihih
  • 8 February 2011 17:14:15
    bukan aku lho, hihihi …, tapi tulisanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar